Pendaftaran Karisma Learning Center
Keluarga Remaja Islam Salman (Karisma) ITB melalui Karisma Learning Center (KLC) Salman ITB kembali membuka program bimbingan belajar untuk SMP dan SMA. Pendaftaran dibuka hingga 24 Januari 2013. Sedangkan kegiatan belajar dimulai tanggal 28 Januari 2013.
Adapun pelajaran yang dibahas adalah Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia. Sistem belajar dibuat berkelompok yang masing-masing kelompok beranggotakan 6 hingga 10 orang. Waktu pelaksanaan belajar dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam seminggu selama 5 bulan. Adapun kegiatan belajar diselenggarakan pada pukul 16.00 setiap hari Senin hingga Kamis setiap minggunya.
Tak hanya belajar berkelompok, dalam KLC Salman ITB, siswa juga akan disuguhi Try Out*, modul, dan forum orang tua adik KARISMA ITB.
Untuk mengetahui kegiatan di KLC bisa di simak melalui link berikut:
Dokumentasi KLC
link berikut Forum Adik KLC
Pendaftaran Pengajar Karisma Learning Center bisa melalui link berikut
Pendaftaran Calon Pengajar KLC
Pendaftaran adik-adik KLC bisa melalui link berikut
Pendaftaran Karisma Learning Center
Karisma Learning Center merupakan divisi pembinaan adik dibawah
Karisma Salman ITB yang bertujuan melakukan pembinaan untuk mewujudkan
remaja Cerdas dalam akademik dan berakhlaq mulia menuju generasi Rabbani
Program Karisma Learning Center
read more
Program Karisma Learning Center
read more
Seorang ibu
berkata pada anaknya "nak kalau sudah besar kamu harus jadi pegawai
negeri sipil (PNS) biar hidupmu tidak susah, jangan meniru bapak dan
ibumu yang tiap hari harus jualan sayur ke pasar, biar bapak dan ibu
saja yang bodoh dan susah cari uang, liat tetangga kita itu sekolahannya
tinggi coba lihat hidupnya enak, kamu harus mencontoh dia". Sementara
dilain pihak seorang ibu berkata "buat apa sekolah tinggi-tinggi? dokter
sudah ada, menteri sudah ada, guru banyak, presiden sudah ada,
mendingan uang sekolahmu dibelikan sapi biar beranak-pinak lebih jelas
hasilnya dari pada harus dibayarkan untuk sekolah, coba lihat si fulan
itu sekolah jauh-jauh tapi setelah selesai nganggur dan akhirnya
sekarang jadi sopir angkutan..!"
Sadar atau
tidak, ditingkatan masyarakat opini yang terbangun mengenai dunia
pendidikan (sekolah) seperti yang diilustrasikan di atas. Masyarakat
menilai bahwa salah satu alat keberhasilan seseorang bersekolah adalah
sejauh mana dia mampu membawa dirinya pada status sosial yang tinggi di
masyarakat. Indikasinya adalah apakah seseorang itu bekerja dengan
berpenampilan elegan (berdasi, pake sepatu mengkilap, dan membawa tas
kantor) atau tidak, dan apakah seseorang tersebut bisa kaya dengan
pekerjaannya? Kalau seseorang yang telah menempuh jenjang pendidikan
(SLTA, D1, D2, D3, S1, S2, dan S3) lulus dan setelah itu menganggur
maka dia telah gagal bersekolah. Opini semacam inilah yang sering
ditemui di masyarakat kita.
Mencermati hal
di atas, apakah memang praktek-praktek pendidikan yang selama ini
dijalani ada kesalahan proses?,read more
Langganan:
Postingan (Atom)

